Garvalo.com: Bagaimana Cara?

Membuka Usaha Warnet Tanpa Speedy atau Telkom Di Desa

Usaha warnet tanpa speedy atau Indihome di desa memang sangat menjanjikan sekali, untung jutaan rupiah pun bisa masuk dompet setiap bulannya. 🙂  🙂 Kenapa Saya katakan seperti itu? Karena sampai sekarang Usaha warnet dan game online tersebut yang menjadi usaha sampingan Saya saat ini.

Karena ilmu itu bisa bermanfaat jika dibagikan pada semua orang, maka pada kesempatan kali ini Saya akan mencoba berbagi pengalaman bagaimana Saya membuka usaha warnet tanpa speedy atau telkomdi desa. Loh kok bisa? Bisa donk!  🙂 Mau tahu cara nya? Silahkan baca keseluruhan artikel ini yah ….

Sedikit cerita, pada tahun 2015 Saya sempat bingung untuk menentukan usaha apa yang cocok di desa tercinta, yaitu Desa Kadu Kecamatan Jatigede – Sumedang ini, mau buka warung tapi hampir setiap rumah usaha tersebut, mau usaha rental playstation tapi takut di demo oleh masyarakat, karena anak-anaknya main game mulu. Maka dari itu muncul ide jika usaha warnet dan game online memang cocok di desa kadu tercinta ini. Agar masyarakat Desa Kadu tidak gaptek dan bisa mengenal apa itu internet.

Namun, permasalahan muncul dalam membuka usaha warnet tanpa speedy di desa, yaitu belum terjangkau oleh jaringan telkom speedy. Sedangkan, dalam membuka usaha warnet, jaringan internet merupakan hal yang utama. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir, karena di desa Saya juga belum ada jaringan telkom speedy dan kita bisa memanfaatkan dengan jaringan internet dari operator seluler, seperti AXIS, XL, TELKOMSEL, INDOSAT, dan lainnya.

Peralatan Usaha Warnet Tanpa Speedy, Indihome, dan Mikrotik

Modem GSM 

Untuk modem GSM, Saya sendiri menggunakan modem GSM merk Huawei dengan kecepatan maksimal 150 mbps. Namun, Anda bisa juga menggunakan modem merk lainnya sesuai keinginan Anda.

Kartu Perdana

Untuk kartu perdana, Saya menggunakan kartu IM3 dengan mengaktifkan paket UNLIMITED JUMBO dengan harga 150 ribu dan kuota 20GB serta unlimited Youtube. Dalam sebulan saya bisa 2 kali mengaktifkan paket tersebut, karena ketika mencapai FUP maka internet akan mengalami lambat. Untuk itu, ketika lambat Saya mulai mengaktifkan paket tersebut.

Kabel LAN

Untuk kabel LAN, Anda bisa membelinya di toko komputer terdekat dengan berbagai merk pilihan sesuai keinginan Anda.

Router

Router juga bisa Anda beli di toko komputer yah, untuk pengertian apa itu router, maka silahkan Anda googling saja yah. 🙂 🙂

PC/Komputer

Untuk komputer Saya sangat merekomendasikan untuk memilih spek komputer yang bagus, karena nantinya agar dapat mendukung game online.

Setelah mengetahui apa saja yang menjadi alat utama dalam membuka usaha warnet di desa, maka selanjutnya adalah menghitung berpa modal dan keuntungan yang bisa kita dapatkan. Saat mendengar keuntungan, mungkin sekarang Anda makin semangat untuk membaca artikel ini lebih lanjut. 🙂

Modal dan Keuntungan Warnet Di Desa

Di sini Saya akan menghitung modal usaha warnet di desa dengan menggunakan 4 Komputer + 1 Komputer Server.

Modal Awal Pembuatan Warnet Di Desa

  1. Modal 5 unit komputer Sebesar @Rp. 2.000.000 = Rp. 10.000.000
  2. Kabel Lan per meternya Rp. 1.500 x 10 meter x 5 = Rp. 75.000
  3. Router Rp. 150.000
  4. Modem Rp. 450.000
  5. Kartu Perdana + Paket Internet Rp. 300.000 per Bulan
  6. Modal lain-lain sekitar Rp. 3.000.000

Jadi, modal awal yang perlu Anda persiapkan dalam membuka usaha warnet di desa adalah sebesar Rp. 13.975.000 atau kita bulatkan saja menjadi Rp. 14.000.000.

Pengeluaran Bulanan Usaha Warnet Di Desa

  1. Paket internet  = Rp. 300.000
  2. Listrik Rp. 200.000

Jadi, pengeluaran setiap bulannya sebesar Rp. 500.000

Keuntungan Bulanan Usaha Warnet Di Desa

Disini Saya contohkan setiap komputer terisi penuh sekitar 10 jam dengan harga per jamnya Rp. 3.000.

  • Rp. 3.000 x 10 jam = Rp. 30.000 x 4 unit komputer = Rp. 120.000
  • Maka pendapatan setiap bulannya sebesar Rp. 120.000 x 30 = Rp. 3.600.000
  • Pendapatan – Pengeluaran
  • Rp. 3.600.000 – Rp. 500.000 = Rp. 3.100.000

Jadi, keuntungan Anda dari usaha warnet di desa dengan ada yang bermain warnet sekitar 10 jam pada setiap komputer, yaitu Rp. 3.100.000 Sama seperti gaji PNS, bukan? 😉 Bayangkan jika Anda memiliki lebih dari 4 unit komputer, berapa juta yang Anda hasilkan setiap bulannya.

Kekurangan Usaha Warnet Di Desa

Disamping kelebihan dengan keuntungan jutaan rupiah setiap bulannya, maka ada juga kekurangan juga dalam membuka usaha warnet di desa, yaitu pengunjung tidak dibolehkan untuk melakukan download, untuk membuat pengunjung tidak bisa melakukan download, maka saya menggunakan Mozilla dan menginstall add ons bernama Public Fox.

Itulah sekedar pengalaman yang bisa Saya bagikan bagaimana membuka usaha warnet di desa tanpa telkom speedy. Semoga bermanfaat!

       

Add comment