Diet Dengan Green Coffe, Apakah Aman?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Cara Diet Dengan Green Coffe, Apakah Aman?Green Coffee ini menjadi viral di dunia penurunan berat badan karena disebut-sebut dapat membakar lemak secara cepat, tanpa mengubah pola makan maupun berolahraga. Green Coffee merupakan biji kopi yang belum dipanggang atau diproses. Biji kopi tersebut masih memiliki kadar asam klorogenat yang tinggi, sehingga dianggap dapat membantu program diet, karena dapat mempengarui metabolisme dan kadar gula darah.

Untuk mendapatkan diet yang maksimal dengan menggunakan Green Coffee ini, pada umumnya dilakukan dengan mengkonsumsi ekstra Green Coffee yang berbentuk pil setiap harinya, dengan dosis yang disarankan yaitu sekitar 60-185 mg.

Penelitian awal mengkonsumsi ekstra Green Coffee pun dilakukan terhadap responden yang mengalami obesitas. Dengan mengkonsumsi 5 kali sehari selama kurun waktu 2 sampai 3 bulan. Maka hasil menunjukkan bahwa adanya penurunan berat badan lebih banyak dibandingkan denganmengkonsumsi kopi atau plasebo.

Namun, beberpa uji klinis mengatakan bahwa efek mengkonsumsi Green Coffee untuk diet tersebut sangatlah kecil dan perlu dilakukan percobaan lebih luas lagi untuk mengetahui efektivitas serta keamanan dari Green Coffee untuk diet.

Risiko Efek Samping Diet dengan Green Coffee

Sampai saat ini, efek samping dari Green Coffee memang belum diketahui secara pasti karena belum dilakukan penelitian secara luas. Akan tetapi, risiko kafein yang terkandung pada Green Coffee ini, pada umumnya dapat menimbulkan efek samping seperti sakit perut, sering buang air kecil, meningkatnya detak jantung, timbul kegelisahan, sampai sulit tidur.

Baca juga ::   Membuat Halaman Privacy Policy Untuk Blogger Dan Wordpress

Selain itu juga, jika mengkonsumsi kafein dengan dosis yang besar akan dapat menyebabkan sakit kepala, telinga berdenging, gugup dan gelisah, dan detak jantung yang tidak teratur.

Bagi Anda yang sedang hamil dan menyusui, penderita sakit jantung, kolestrol tinggi, tekanan darah tinggi, osteoporosis, penderita gangguan pencernaan, dan yang memiliki kadar homosistein tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi Green Coffee. Bagi Anda yang menderita diabetes juga wajib berhati-hati dalam mengkonsumsi Green Coffee, karena dapat mengubah proses gula pada tubuh Anda.

Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan suplemen Green Coffee yang telah mendapat izin dari badan kesehatan resmi. Karena penurunan berat badan yang tidak mengubah pola makan atau pun berolahraga harus diwaspadai.

Jika Anda ingin mendapatkan berat badan yang ideal, maka lebih baik untuk menerapkan pola makan yang seimbang dengan berolahraga secara teratur. Jangan sampai Anda mudah tergiur oleh iming-iming produk yang dapat menurunkan berat badan secara cepat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Share.

Leave A Reply