Kamu Pasanganku Yang Baik, Tapi Maaf Kamu Bukan Orang Yang Tepat Untukku

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Aku sangat bersyukur memilikimu, karena memang kamu pasanganku yang baik. Aku berterimakasih padamu, kamu selalu berusaha membuatku terus bahagia. Kamu selalu perhatian, memberikan kejutan-kejutan yang mengesankan bagiku. Namun, maaf hubungin ini harus aku akhiri.

Aku melakukan semua ini bukan berarti aku sudah tidak mencintaimu lagi atau aku memiliki yang lain. Tidak ada yang salah dalam hubungan kita. Aku mengakhirinya karena kamu adalah orang yang baik dan sayangnya kita bukan pasangan yang tepat untuk bersama. Inilah alasanku kenapa aku harus mengakhiri hubungan kita.

Walaupun Aku Menyayangimu, Tapi Aku Tidak Merasa Nyaman Denganmu

Sudah lama kita menjalin sebuah hubungan ini, akan tetapi selama ini aku belum menemukan kenyamanan bersamamu. Awalnya aku simpan rasa ini, karena aku takut kamu marah padaku. Aku juga selalu khawatir dan tidak merasa bebas untuk bercanda gurau bersamamu, karena aku takut kamu tidak menyukainya. Maafkan aku karena semua itu tidak bisa membuatku merasa nyaman bersamamu. Aku tidak bisa melanjutkan hubungan yang terus-menerus mengekangku untuk menjadi diriku sendiri.

Kita Saling Setia, Namun Tidak Memiliki Kesamaan

Selama hubungan ini berjalan pasti selalu saja ada perbedaan pendapat diantara kita. Aku sangat paham bahwa kita tidak mungkin selamanya bisa sependapat. Namun, sampai kapan perbedaan pendapat itu harus ada dalam hubungan ini? Kita sering bertengkar dan berdebat meskipun itu hal yang sangat sepele. Kita tidak akan pernah bisa membangun hubungan ini jika kita tidak saling menghargai dan memahami satu sama lain.

Baca juga ::   3 Penyebab Munculnya Pihak Ketiga Dalam Hubungan

Maafkan aku, karena aku tidak sanggup untuk memahamimu, dan aku tidak bisa terus menuntutmu untuk memahamiku. Mungkin ini jalan yang terbaik buat kita, kita harus mengakhiri semuanya.

Kita Saling Membutuhkan, Namun Kita Jarang Untuk Menyempatkan Waktu Untuk Satu Sama Lain

Kita memang saling membutuhkan, akan tetapi masih ada perasaan sulit untuk menyempatkan waktu untuk satu sama lain. Saat aku berusaha menghubungimu, kamu selalu sibuk dengan kegiatanmu dan seolah aku mengganggumu. Bukan itu saja, kamu selalu menuntutku untuk meluangkan waktu bersamamu tanpa kamu berusaha memahami jika aku juga memiliki kehidupan lain di luar hubungan kita.

Mungkin sudah saatnya kita menyadari itu semua. Kita memang saling mencintai, namun keegoisan yang tidak memungkinkan kita untuk terus bersama.

Setiap Waktu Aku Terus Berpura-pura Bahagia di Depan Orang Lain

Selama ini aku selalu membohongi diriku sendiri dengan berpura-pura bahagia bersamamu di depan orang lain. Aku sudah tidak sanggup lagi untuk melakukan semua itu. Aku selalu berusaha untuk memperbaiki semuanya, namun terkadang semua sia-sia. Kamu tidak pernah ingin berubah dan memahami semua itu.

Kita memang orang baik, namun kita bukan orang yang tepat untuk bersama. Terlalu banyak perbedaan yang sulit untuk menyatukan kita. Inilah akhir dari semuanya agar kita bisa belajar dari semua ini.

Share.

Leave A Reply